Rabu, 4 Maret 2026

MELAYANI DENGAN KASIH DAN KELEMBUTAN

Hari Biasa Pekan II Prapaskah

Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (Mat 20:28)

Yer 18:18-20 Mzm 31:5-6.14-16 Mat 20:17-28
---o---

Hidup sebagai hamba Tuhan tidak selalu mudah dan lancar. Seperti yang dialami oleh Nabi besar Yeremia. Ia adalah seorang nabi yang pada awalnya enggan menjawab panggilan Tuhan. Ia mencoba menghindari panggilan itu dengan berpura-pura kepada Tuhan bahwa ia gagap, tidak tahu bagaimana berbicara dengan orang lain. Yeremia juga mengeluh kepada Tuhan mengenai kesepian dan penderitaannya berhadapan dengan orang-orang di sekitarnya.

Kelembutan dan keramahannya pun bukan jaminan untuk membuat orang lain menjauhi kejahatan. Namun, kedekatan Yeremia dengan Tuhan menunjukkan adanya cinta sejati. Kedekatannya dengan Tuhan menguatkan dan menopangnya dalam segala tekanan dan kesulitan. Kedekatannya inilah yang memampukan dia melayani Tuhan dan sesama bukan dengan kekerasan atau penyalahgunaan kuasa, melainkan dengan kesabaran, kelemah-lembutan dan kasih. Demikianlah juga hendaknya, kasih Yesus menjadi seumber kekuatan dan pengharapan kita, sehingga kita senantiasa peka terhadap kebutuhan sesama, serta menolong mereka dalam kasih, kesabaran dan kelembutan, untuk semakin mendekat kepada Yesus.


(Sr. Frances, P.Karm)

Sumber:
Buku renungan harian "SABDA KEHIDUPAN"